Garut,newshunter307.com – Masyarakat Desa Girimukti ,Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut sangat gembira atas pembangunan peningkatan ruas jalan desa, Namun setelah selesai pengerjaan, masyarakat sangat menyesali pengerjaan aspal Hotmix dikhawatirkan tidak bertahan lama karena kualitasnya diragukan.
Salah seorang warga berinisal A warga kampung Cipicung Desa Girimukti ,saat diwawancarai,rabu (19/03 /2025), dirinya menduga ketebalan diragukan sesui RAB, dan diduga ketahanan aspal hotmix tidak akan bertahan lama kenapa tidak..?

“Kita duga saat pengerjaan, suhu aspal hotmix yang dituang tidak cukup panas. Kondisi ini kelak mengakibatkan retakan retakan yang akhirnya akan membuat badan jalan tersebut kembali hancur”, bebernya.
Disebutkan, berdasarkan amatan mata telanjang, pori-pori aspal hotmix terlihat dengan jelas. Demikian pula batu campuran hotmix masih terlihat menonjol
Warga lainnya yang tidak ingin disebutkan namannya, menduga ketebalan aspal hotmix tidak sesuai karena terlihat tipis.
Dengan kualitas yang diragukan, ia meminta pihak Pemkab Garut ,dalam hal ini DPMD dan inspektorat tidak langsung menerima hasil pengerjaan sebelum dilakukan coring dan perbaikan oleh CV Rea mamba yang mengerjakan proyek hotmix tersebut.
“Pantauan wartawan, di lokasi pengaspalan ditemukan plang proyek di kampung Cipicung RT 01 RW 07 dengan besaran Dana Rp 197.245.000, volume 360 x 25 x 0,04 meter , Sehingga besaran anggaran maupun volume pengerjaan patut di pertanyakan, terlihat sisi bahu jalan terlihat seperti ketebalan hotmix, padahal itu sisi bahu jalan rabat beton yang di tutupi aspal hotmik, sehingga ketebalan melebihi RAB 00.4 meter, patut diduga ini sebuah rekayasa untuk mengkelabui masyarakat demi mencari keuntungan dalam kegiatan proyek hotmik pengaspalan jalan ini.
“Ketika awak media mencoba klarifikasi ke kepala desa Girimukti Ruhiyat terkait pengaspalan hotmix jalan, malah menyarankan untuk menemui Sekdes, namun sekdes menurut informasi akhir -akhir ini tak nampak hadir di desa, terkesan lebih memilih menghindar dari para awak media, diduga sekdes Girimukti bermain cawe -cawe dengan pendamping Desa, sehingga proses lelang mulus untuk CV Rea Mamba bisa memenangkan dalam proses lelang terindikasi ( main mata ) diduga wasit ikut bermain, luar biasa sekali dalam proses awal lelang sampai akhir semua sudah terkondisikan pemenangnya di desa Girimukti ini.
( team )